Logo
images

AMM nekat mencuri helm di Bandara Soetta uuntuk bayar sekolah anak.

Untuk Bayaran Sekolah Anak, Ayah Nekat Curi Helm di Bandara Soetta

Fokustangerang.com – Entah apa yang terpikirkan AMM (32), pria asal Jakarta Pusat ini nekat mencuri helm di kawasan Bandara Internasional Soekarno – Hatta dengan dalih untuk membayar SPP sekolah sang anak. Dirinya nekat melakukan aksi pencurian sebanyak 4 kali di bandara yang menjadi akses masuk Negara Indonesia.

Pria kelahiran 1987 yang bekerja sebagai pegawai honorer di sebuah rumah sakit ini nekat melakukan aksinya di tempat yang memang memiliki pengawasan super ketat ini. Bahkan saat menggasak helm milik korbannya dia memiliki kriteria tersendiri.

Helm yang biasa ia gasak memiliki nilai jual cukup tinggi. Bahkan, bagi AMM tidak mudah menjual helm bermerk NHK dan INK ke penadah yang biasa menampung hasil kejahatannya.

Tetapi kini AMM tak dapat kembali beraksi untuk mencuri helm. Pasalnya, di aksinya yang ke delapan, dia harus berurusan dengan Team Garuda dari Satreskrim Polres Kota Bandara Soetta.

Saat itu, petugas yang mulai mengendus aksi dari AMM ini langsung melakukan penggeledahan di area parkir sepeda motor Terminal 1A dan Terminal 2 Bandara Soetta.

Kepada wartawan Kapolres Bandara Soetta, AKBP Adi Ferdian Saputra mengatakan, berawal dari laporan pengguna jasa parkir kendaraan roda dua yang kerap kehilangan kelengkapan berkendara berupa helm di kawasan hukumnya kemudian petugas melakukan penyelidikan.

Kemudian pada Senin (16/12/2019) pihaknya mulai mencurigai pergerakan AMM yang saat keluar meninggalkan area parker membawa helm lebih dari satu dan membopong sebuah tas yang berisikan helm.

"Ketika keluar parkiran, membawa helm lebih dari satu. Karena kami mencurigai, kami langsung melakukan interogasi,” ungkapnya di Mapolres Kota Bandara pada awak media Jumat (27/12/2019).

Saat dilakukan pemeriksaan dan introgasi, AMM tak dapat berbuat banyak dan hanya dapat mengakui perbuatannya itu. Dari pengakuannya, AMM mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali di area parkir Bandara Soekarno-Hatta.

"Pelaku tidak hanya beraksi di Bandara Soetta, AMM ini pernah beraksi di area parkir Cilandak Town Square, Pasar Swalayan, Jakarta Barat, Taman Mini Indonesia Indah dan Apartemen Kedoya, Jakarta Barat," katanya.

Meskipun hanya mengambil helm milik pengguna jasa parkir, hukum tak dapat di negosiasikan. Kini AMM harus menanggung perbuatannya dan menunggu waktu untuk duduk di kursi pesakitan.

“Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dan Pasal 363 KUHP Tindak Pidana Pencucian dan Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman kurungan penjara tujuh tahun,” tukasnya.(BAL)



Tinggalkan Komentar