Logo
images

Kampus UIN diteror aksi vandalisme.

UIN Ciputat Jadi Sasaran Vandalisme ‘Islam Zionis’

FokusTangerang.com-Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta di Jalan Kertamukti, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi saran vandalisme orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Aksi vandalisme orang yang tidak bertanggungjawab ini viral di media sosial. Dalam aksinya, pelaku-pelaku vandalisme mencoret-coret sejumlah tembok kampus dengan tulisan Islam Zionis, Fuck The System, hingga tulisan UIN berlogo Bintang David.

Menurut warga yang berdagang di sekitar lokasi, Sariadi (40), vandalisme tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu (12/1/2020) dini hari dan baru diketahui pada Minggu (12/1/2020) siang.

"Saya liatnya itu Minggu siang. Padahal Sabtu (kemarin) malam itu saya masih nongkrong di depan enggak ada apa-apa," tutur Sariadi, Senin (13/1/2020).

"Pas siangnya kok langsung ada tulisan begitu," imbuhnya.

Pihak kampus UIN belum angkat bicara ihwal aksi vandalisme yang menerornya tersebut. Sementara Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahadika mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih dalam terkait aksi ini.

"Ini dalam proses penyidikan kita juga, sudah minta keterangan dari pihak UIN juga sedang dibersihkan (vandalisme). Kita tanyakan sedang di dalami dulu pengecekan CCTV di sekitar lokasi," ujar Endy saat dihubungi FokusTangerang.

Endy juga mengatakan, pihak UIN Jakarta belum melaporkan aksi vandalisme tersebut ke pihak kepolisian. 

"Sementara belum ada laporan yah. Cuma penyampaian saja. Cuma dari kita ada dari personel Polsek sudah ke TKP, dari reserse juga tadi ke lokasi," tuturnya.

Disinggung mengenai adanya tulisan 'Police is the real terroris', Endy mengatakan, masih mendalami saksi dan mengecek CCTV.

"Intinya sedang dalam penyidikan, kita lakukan pendalaman langsung ke lapangan dan sementara kita tanyakan saksi di sekitar lokasi kemudian mengecek apakah ada CCTV di sekitar lokasi, kita coba cari info terkait pelaku," pungkasnya.(FAR/AIR)



Tinggalkan Komentar