Logo
images

Proses pembangunan apartemen Springwood Kota Tangerang

Springwood Langgar GSJ, Satpol PP Diminta Bertindak

fokustangerang, TANGERANG-Pembangunan apartemen Springwood Residence yang berlokasi di MH Thamrin Kota Tangerang diduga melanggar ketentuan batas garis sepadan jalan.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangerang Hadi Baradin.

"Berdasarkan hasil kajian tim kami, pembangunan Springwood melanggar ketentuan garis sepadan jalan (GSJ), untuk itu harus ada bangunan yang dibongkar," kata Hadi kepada wartawan Kamis (15/2/2018).

Lebih jauh Hadi menyatakan, berdasarkan hasil kajian tersebut, maka pihaknya sudah meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penindakan.

"Kita sudah layangkan surat kepada Satpol PP untuk melakukan penindakan karena kewenangan ada di mereka," kata Hadi.

Sementara itu Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang Kaonang menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjutin terkait masalah apartemen Springwood.

"Saya akan cek suratnya, kalau memang berdasarkan kajian Dinas Perkim ada pelanggaran akan kita tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, " kata Kaonang.

Namun aneh walau melanggar GSJ,  Pemkot Tangerang dalam hal ini DPMPTSP (Perizinan,red) Kota Tangerang tetap mengeluarkan izin mendirikan bangunan terhadap apartemen tersebut.

Seperti diketahui Apartemen Springwood ini dibangun oleh Triniti Propertiy Group melalui anak usahanya PT Triniti Dinamik. Apartemen yang dibangun diatas lahan seluas 7000 m2 ini dibangun setinggi 30 lantai dengan jumlah kamar mencapai 1.400 unit.

Saat ini pembangunan apartmen kelas medium dengan harga 300 juta hingga 450 juta ini sudah rampunh. Bahkan dalam iklan yang ditayangkan kalau apartemen yang berada di jalur utama antara Kota Tangerang dengan Kota Tangerang Selatan ini sudah siap ditempati. (tim)


TAG

Tinggalkan Komentar