Logo
images

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menunjukan penyegelan fasilitas parkir.

Sempat Ricuh, Bapenda Tangerang Segel Paksa Fasilitas Parkir di SMS

FokusTangerang.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang menyegel fasilitas parkir di kawasan Summarecon Mall Sepong (SMS) Kecamatan Kelapa Dua, Selasa (14/1/2020). Penyegelan fasilitas parkir milik PT Auto Parking yang menunggak pajak selama 16 bulan ini sempat ricuh. 

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada perusahaan pemilik fasilitas parkir tersebut. Namun, surat ini tak digubris. Sehingga, kata dia, Bapenda terpaksa menyegel fasilitas parkir karena wajib pajak tersebut tak menunaikan kewajibannya.

"Sudah kita peringati beberapa kali tetap tidak menyetorkan kewajibannya membayar pajak daerah," ujarnya.

Total ada dua fasilitas yang diketahui tidak membayar pajak, mulai dari samping jalan raya SMS persisnya di area Gading Sepong ruko Serenada Sentre dan ruko Agricola.

"Kami terus memberikan sanksi berupa penyegelan beberapa kali kita tempuh melalui peringatan, kita berikan peringatan hingga jika membandel juga pencabutan izin usaha parkir," jelasnya.

Penyegelan sempat kisruh. Petugas sekuriti yang tidak menerima fasilitas parkir disegel pun bersitegang dengan petugas Bapenda. Namun, kekisruhan mencair setelah petugas Bapenda memaksa menyegel.

Manager Operasional PT Auto Parking Arief berjanji akan segera menyelesaikan persoalan tunggakan pajak kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut.

"Akan segera kami selesaikan. Kami akan segera laporkan ke pusat," ucapnya. 

Sementara salah satu petugas parkir PT Auto Parking yang enggan disebutkan namanya mengaku, dalam satu penempatan jam kerja (shift) parkir itu mampu meraup Rp1,6 juta, sementara di perusahaan itu ada tiga shift yang berlaku. 

"Paling ramai di sini mencapai Rp1,6 juta hingga Rp700 ribu paling sepi, sedangkan berjaga sebanyak tiga shif," pungkasnya/(IRW/AIR)



Tinggalkan Komentar