Logo
images

Warga masih bertahan di posko pengungsian Teluknaga, Kabupaten Tangerang

Ribuan Warga Teluknaga Masih Bertahan di Posko Pengungsian, Ini Alasannya

FokusTangerang.com – Sebanyak 1.272 warga Kampung Kebon Nangka Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, masih bertahan di posko pengungsian kawasan Airport City, Sabtu (4/1/2020). Hal itu disebabkan karena pemukiman terputus aliran listrik.

Salah satu warga RT 2/1 Kampung Kebon Nangka, Joko (31) mengatakan, banjir di wilayah tersebut bermula saat air Sungai Cisadane pada Rabu (31/12) sore mulai masuk ke pemukiman. Joko merasa beruntung air masuk ke pemukiman pada sore hari dan bukan malam hari.

"Karena air itu cepat masuknya, dan ketinggian air saja sudah langsung satu meter pada malam hari saat saya mengecek. Bahkan paginya ketika saya cek kondisi rumah saya air itu sudah mencapai dua meter," jelasnya saat ditemui FokusTangerang.

Joko menjelaskan, saat ini pemukiman tersebut sudah surut dari banjir, dan hanya menyisakan timbunan lumpur setinggi 15 sentimeter. Warga setempat pun beramai-ramai membersihkan lumpur tersebut dari rumah mereka masing-masing.

"Sudah dibersihkan tapi tidak bisa langsung pindah ke rumah, karena listriknya belum ada dan bahkan PLN sendiri tidak berani mengurus listrik di sana karena masih ada genangan air dan takut kesetrum," ujarnya.

Menurut Joko, kondisi posko pengungsian tidak mengalami kendala apapun, baik dari bantuan logistik maupun bantuan kesehatan.

"Pada saat mengungsi saya bersama tiga anak dan istri enggak bawa apa-apa, hanya pakaian saja yang menempel. Kalau keperluan orang dewasa terpenuhi sampai saat ini, tetapi kalau keperluan balita kaya anak saya masih kurang," pungkasnya. (IRW/AIR)



Tinggalkan Komentar