Logo
images

Kepala BPOM RI Penny K Lukito sedang menggelar konferensi pers bersama awak media, Selasa (3/12/2019) di Tangerang, Banten.

Ribuan Obat Diamankan, BPOM RI Segel 4 Toko Kosmetik

FOKUSTANGERANG - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyita ribuan obat keras yang diedarkan di wilayah Kabupaten Tangerang, Senin (2/12/2019) malam hari.

Dari hasil penyitaan tersebut BPOM RI bekerjasama dengan unsur terkait melakukan penyegelan terhadap empat toko dan satu gudang kosmetik.

Tingginya tingkat kriminalitas yang terjadi di wilayah Tangerang dan sekitarnya tentu tidak lepas dari maraknya peredaran miras dan juga penyalahgunaan obat - obatan. Tentunya hal ini menjadi pekerjaan yang harus disikapi oleh pemerintah maupun aparat keamanan.

Kepala BPOM RI Penny K Lukito menerangkan dari hasil penggeledahan BPOM bersama Polri dan juga TNI pihaknya berhasil mengamankan ribuan obat keras yang kerap disalahgunakan.

"Tadi kan ada, tramadol dan obat keras lainnya. Namanya tramadol yang dikatakan obat keras tertentu sudaha da aturan Perka BPOM khusus obat yang cenderung digunakan salah oleh masyarakat," jelas Penny Selasa (3/12/2019).

Menurut dia, jenis obat keras yang disita pihaknya ini memerlukan pengawansan yang lebih intensif dari BPOM.

"Sehingga kita ikutin terus hingga ke sarana distribusinya. Tapi ini ada kemungkinan produknya dibuat legal mungkin diregistrasi ke Badan POM tapi di distribusi di tempat yang ilegal," ujarnya.

Penny menyebut adapun penyalahgunaan yang dimaksud dirinya yakni lantaran peredaran obat tersebut tidak dengan resep dokter.

"Terindikasi penyalahgunaan, ya karena tidak membeli dengan resep dokter dan sebagainya jika distribusi ilegal," ucap dia.

Dirinya mengimbau pada seluruh pelaku usaha di bidang kosmetik maupun obat - obatan agar tidak menyalahi aturan yang telah berlaku.

"Distribusi terkait produk yang sudah mendapat izin edar dari BPOM. Produk obat keras ini kami sita karena konsekuensinya dapat merusak kesehatan dan jiwa jika tidak dengan resep dokter," tegas dia.

Dari hasil penyegelan empat toko dan satu gudang kosmetik, BPOM RI berhasil mengamankan 172,532 obat terlarang dengan 20 orang tersangka.

"Tersangka sudah ada juga, dan sudah dilimpahkan dan ditindaklanjuti. tapi yang terpenting bagi kami adalah menelusuri lebih jauh lagi kehulu yang meproduksi, jadi kita lebih paham lagi tentang skema yang berkembang," tandasnya.(red)


TAG

Tinggalkan Komentar