Logo
images

Ilustrasi gempa

Ratusan Rumah Rusak di Beberapa Wilayah Banten

TANGERANG-Ratusan rumah dipastikan rusak akibat gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Lebak, Banten. Selain itu dua orang warga dilaporkan mengalami luka ringan.

"Untuk korban jiwa tidak ada, namun ada 2 orang mengalami luka ringan dan sementara kerugian belum bisa terhitung," ujar Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Kurniawan kepada wartawan Selasa (23/1/2018). 

Tomex mengatakan, sampai saat ini total ada 311 rumah warga di beberapa kecamatan yang mengalami kerusakan. Pihak kepolisian bersama Pemda Banten dan BPBD tengah melakukan evakuasi. 

"Dari 311 rumah yang rusak, terdiri dari 34 rumah rusak berat dan 271 rusak ringan," ujar Tomex yang ditunjuk sebagai Kepala Tim Evakuasi Gempa di Banten. 

Tomex mengatakan, ada 13 kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten yang terdampak gempa. Kerusakan paling parah dialami warga di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, yang menjadi pusat titik gempa.

Sampai saat ini ada 40 rumah di Bayah, di mana 23 di antaranya rusak berat dan 17 lainnya rusak ringan. Sebanyak 6 rumah di Kecamatan Wanasalam juga rusak terdampak gempa dengan skala kerusakan ringan. Di Kecamatan Panggarangan ada 92 rumah yang mengalami kerusakan. 

Di Kecamatan Cilograng ada 26 rumah, di mana 15 di antaranya rusak ringan dan 11 rusak berat. Sementara di Kecamatan Lebak Gedong ada 11 rumah dan 1 puskesmas rusak terdampak gempa. Di Kecamatan Sobang ada 2 rumah rusak terdampak gempa, begitu juga di Kecamatan Cimarga ada 2 rumah yang rusak. 

Di Kecamatan Sajira dan Kecamatan Cihara ada 1 rumah yang rusak terkena gempa. Sementara kerusakan 6 rumah terdapat di Kecamatan Cirinten dan 3 rumah di Kecamatan Bojong Manik. Di Kecamatan Cijaku terdapat 120 rumah dan 1 puskesmas yang rusak terdampak gempa. Sedangkan di Kecamatan Malingping ada 1 rumah yang rusak.

"Kerusakan fasilitas umum berupa 5 sekolah rusak ringan, 1 musala rusak berat dan 2 puskesmas rusak ringan," tuturnya. (can/dtc)


TAG

Tinggalkan Komentar