Logo
images

YS, muncikari mengungkap pengakuan kasus prostitusi online di Mapolres Metro Tangerang Kota.

Polisi Ciduk Muncikari di Apartemen Modernland, Ini Pengakuannya

FokusTangerang.com-Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota meringkus seorang muncikari di Apartemen Modernland, Kelapa Indah, Kota Tangerang.

“Kami berhasil mengungkap kasus prostitusi online. Penangkapannya pada Rabu malam,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin dalam jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (23/1/2020).

Burhanuddin mengatakan induk semang tersebut berinisial YS (34). YS diciduk beserta dua pekerja seks komersial (PSK) karena terlibat prostitusi online pada Rabu (22/1/2020) dinihari.

Menurutnya, penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat ihwal adanya praktik prostitusi online di apartemen itu.

Dalam kasus ini, kata dia, tersangka menawarkan wanita pelayan seks kepada pria-pria hidung belang melalui aplikasi percakapan singkat.

“Jadi, penawaran untuk kencan dan berhubungan badannya melalui WhatsApp,” ungkapnya.

Ia menyebut setiap sekali berkencan dengan pekerja seks yang ditawarkan tersangka dihargai tarif  Rp350 ribu. Dari harga tarif ini tersangka mendapatkan Rp50 ribu.

“Praktik prostitusi ini ternyata sudah lama. Tersangka sendiri telah menjalaninya selama lima tahun,” katanya.

Dalam penangkapan kasus jasa prostitusi online ini, barang bukti yang disita polisi di antaranya dua buah ponsel, salinan percakapan tersangka dengan PSK, tujuh lembar uang pecahan Rp100 ribu serta dua lembar uang pecahan Rp50 ribu.

Burhanuddin menambahkan tersangka yang mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang Kota ini dikenakan Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-undang No. 19/2016 tentang ITE.

“Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama enam tahun,” paparnya.

Pengakuan Muncikari Apartemen Modernland

Di hadapan awak media dalam jumpa pers, muncikari tersebut mengaku memiliki 10 wanita pelayan seks yang kerap ditawarkan kepada pria hidung belang dalam prostitusi online.

“Saya punya anak asuh 10 doang,” ungkapnya.

YS sudah lima tahun menjadi induk semang di Apartemen Modernland. Ia mengaku terpaksa menjadi muncikari karena terhimpit ekonomi. Terlebih, ia merupakan janda yang harus menghidupi lima anaknya.

“Saya menyesal,” ungkapnya sambil menundukan kepalanya.

Ia juga menyebut bahwa Apartemen Modernland marak prostitusi online. Kata dia, masih ada muncikari-muncikari lainnya yan beroperasi di apartemen yang letaknya tak jauh dengan Mal Metropolis.

“Ya, begitu deh,” katanya.(AIR)

 



Tinggalkan Komentar