Logo
images

Pokja WHTR saat hendak menyalurkan bantuan.

Pokja WHTR Salurkan Bantuan Logistik ke Lebak-Bogor

FokusTangerang.com-Sejumlah komunitas di Tangerang menghimpun bantuan untuk ke lokasi bencana Lebak - Bogor. Bantuan makanan, perlengkapan dapur umum serta peralatan evakuasi dikirimkan tim relawan gabungan hari ini, Sabtu (11/1/2020) ke Kecamatan Sukajaya, Bogor.

Bencana banjir dan longsor di Lebak dan Bogor mendorong sejumlah relawan turun membantu. Komunitas gabungan yang terdiri dari pegiat jurnalistik, pehobi motor trail, dan mobil Chevy ini misalnya, berhasil menghimpun donasi uang serta bantuan logistik.

Komunitas pegiat jurnalistik Kelompok Kerja Hari Wartawan Tangerang Raya (Pokja WHTR) menginisiasi penghimpunan donasi dengan maksud meringankan warga terdampak bencana di Lebak-Bogor. Ketua Pokja WHTR Imam Fauzi mengatakan, pihaknya bergerak menggalang sinergitas antarkomunitas di Tangerang. Walhasil, bantuan logistik, dan perlengkapan evakuasi terhimpun dari gerakan itu.

"Ini hasil sinergitas Pokja dan Komunitas Captiva Chevy Club Tangerang yang diketuai kawan kami Adib. Semoga bisa meringankan beban saudara kita di sana," katanya.

Ketua Komunitas Captiva Chevy Club Tangerang Adib menambahkan, penghimpunan donasi telah dimulai pihaknya sejak awal Januari. Bantuan ini berasal dari anggota klub mobil pabrikan Amerika tersebut.

"Sejak pemberitaan bencana ramai kami langsung bergerak. Kami sounding kawan-kawan dan buat pengumuman. Alhamdulillah terhimpun, tidak banyak tapi semoga bisa meringankan beban saudara kita," imbuhnya.

Bantuan berupa logistik dapur umum dan lainnya ini diantarkan komunitas pehobi motor trail dari Tangerang. Sebanyak empat motor yang bertolak dari kantor Pokja WHTR bakal menyalurkan bantuan ke Kecamatan Suka Jaya, Bogor.

Salah satu relawan motor trail, Iqbal menggambarkan kondisi medan bencana yang bakal dilalui timnya. Ia menyebut, jalan di lokasi bencana berlumpur dan terjal. Jalan itu hanya bisa diakses dengan kendaraan khsusus.

"Cuma bisa dilalui kendaraan off-road, kalau mobil harus dobel gardan (4WD)," terangnya.

Sebagian relawan gabungan dari Tangerang sudah berada di lokasi. Dari mereka, perkembangan evakuasi dan penanggulangan bencana dihimpun.

Iqbal menerangkan, saat ini, kondisi warga di kecamatan tersebut masih terisolasi. Selain karena medan yang sulit, sebagian warga juga terpaksa menetap di pengungsian lantaran sakit.

"Kami bawa tandu lipat dari bantuan donasi untuk evakuasi. Sebelumnya kan yang lansia hanya ditandu pakai sarung," katanya.

Iqbal menambahkan, lokasi tujuan timnya dengan posko terdekat membutuhkan waktu 3 jam perjalanan motor. Perjalanan itu ditambah berjalan kaki sekira dua jam dari titik terdekat.

"Nanti kami bergantian mensuplai logistik dengan kendaraan yang ada," tandasnya.(BAL/AIR)



Tinggalkan Komentar