Logo
images

Pelayat menggotong keranda jenazah almarhum Ebrown Lubuk menuju TPU Selapajang.

Jejak Ebrown Lubuk, Tokoh Tangerang yang Berpulang

Kabar duka datang dari Tangerang. Ebrown Lubuk, tokoh masyarakat di Tangerang berpulang ke Rahmatullah.

Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (2/12/2019) pukul 10.05 WIB di kediamannya, Kompleks Banjar Wijaya, Cipondoh, Kota Tangerang.

Kabar duka ini beredar di aplikasi perpesanan singkat lingkungan grup wartawan.

Para tokoh masyarakat setempat berbondong-bondong mendatangi rumah duka.

Bahkan, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota dan Kabupaten Tangerang berdatangan untuk berkabung.

Masyarakat yang melayat pun mengirimkan doa kepada Ebrown yang jenazahnya disemayamkan di TPU Selapajang ini.

Di mata Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, almarhum merupakan tokoh Tangerang yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat karena kerap memberikan santunan.

"Beliau perhatian kepada orang-orang yang membutuhkan. Sering menyantuni masyarakat yang ekonominya lemah," ucapnya.

Ebrown merupakan politikus senior yang pernah menduduki beberapa jabatan penting.

Dalam jejaknya di dunia politik, ia sempat menjabat sebagai anggota DPRD Kota Tangerang dan DPR RI. Kendaraan politiknya Partai Golkar.

Di partai berlambang pohon beringin ini, ia merupakan Pembina DPD Partai Golkar Provinsi Banten.

Sachrudin mengaku, almarhum adalah sosok berpengaruh di hidupnya. Sebab berkat almarhum, Sachrudin juga kini menjadi orang tersohor di Kota Tangerang.

"Sifat-sifatnya yang memang kalau membela orang tidak setengah-setengah. Saya juga jadi Ketua DPD Golkar Kota Tangerang berkat dorongan beliau," katanya.

Ebrown juga aktif di organisasi masyarakat. Salah satunya menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang FKPPI Kota Tangerang.

Sementara aktivis senior Tangerang Hendri Zein mengenal almarhum merupakan sosok perangkul para aktivis.

Selain itu, ia juga menuturkan almarhum merupakan motivator bagi pemuda di Tangerang.

"Beliau familiar. Banyak mendidik anak-anak muda. Jadi dia tempat para aktivis berkumpul," tuturnya.(Air)



Tinggalkan Komentar