Logo
images

Maskapai Garuda Indonesia saat melakukan landing di Bandara Soekarno - Hatta dan hendak 'adu banteng'. ISTIMEWA

Garuda Indonesia Angkat Bicara Soal Dua Maskapai Hampir ‘Adu Banteng’

FOKUS TANGERANG – Soal dua maskapainya hamper terlibat ‘adu banteng’ Garuda Indonesia angkat bicara. Pejabat Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt Tumpal M Hutapea mengklaim pilot yang menerbangkan pesawat tersebut tidak menjalankan komunikasi dengan baik pada operator di Bandara Soekarno – Hatta, Kamis (12/12/2019).

Insiden yang sempat diwarnai ketegangan ini terjadi ketika komunikasi antara pilot dengan pemandu tidak sepaham.

“Kejadian tersebut disebabkan oleh penerimaan komunikasi yang kurang baik oleh pilot ketika pesawat mendarat saat cuaca buruk di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta”, kata Tumpal dalam keterangan tertulis yang diterima Fokustangerang.com Jumat (13/12/2019).

Kata Tumpal, saat itu pesawat juga berjalan dengan kecepatan sangat rendah. Dengan demikian pihaknya mengaku tidak akan menyebabkan kecelakaan.

"Perlu kiranya kami sampaikan, pesawat sedang berjalan dengan kecepatan rendah di taxi way. Adapun pesawat dengan nomor registrasi PK-GMH tersebut htelah ditarik mundur dengan menggunakan pushback car", jelasnya.

Beruntung isiden mengerikan tidak terjadi, dengan demikian seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 157 orang beserta 7 orang awak kabin yang berada di pesawat tersebut selamat dan keluar dari pesawat secara normal.

"Garuda Indonesia memohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan yang dialami oleh penumpang. Garuda Indonesia saat ini sedang menyelidiki kejadian tersebut dan ke depannya akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut," tutup Tumpal.(AIR/BAL)

 



Tinggalkan Komentar