Logo
images

Banyak didominasi calon tunggal, KPU bakal sosialisasikan kotak kosong

Serang, fokustangerang.com – Tiga dari empat wilayah di Provinsi Banten yang segera menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), berpotensi besar hanya diikuti calon tunggal.

Ini terlihat pada Pilkada di Kabupaten Lebak, Tangerang dan Kota Tangerang. Berdasarkan UU Nomor 10 tahun 2016, maka calon tunggal tersebut akan melawan kotak kosong.

Ketua KPU Banten Agus Supriyatna mengatakan, berdasarkan dua aturan tersebut, ada beberapa tahapan yang dilakukan penyelenggara pemilu.

Pendaftaran tahap pertama pada 8-10 Januari 2018 akan diperpanjang selama 3 hari. Dan jika di masa perpanjangan tersebut juga tidak ada calon mendaftar, maka akan langsung dilakukan verifikasi.

"KPU menutup pendaftaran lalu kemudian verifikasi, dan menetapkan paslon yang satu pasangan," kata Agus saat dihubungi wartawan, Kota Serang, Selasa (9/1/2018).

Setelah menetapkan, di tahapan pembuatan surat suara, KPU akan menetapkan dua calon. Yaitu, 1 pasangan calon yang sudah ditetapkan dari partai politik, dan kotak kosong.

Di tahapan sosialisasi, KPU menurut Agus dilarang mensosialisasikan hanya pada satu pasangan calon. Tapi, KPU harus menyampaikan ke masyarakat bahwa ada kotak kosong yang juga berpartisipasi di Pilkada.

Masyarakat diberi hak kebebasan memilih calon dari partai atau kotak kosong. "Memilih kotak kosong adalah hak masyarakat yang dilindungi undang-undang, " jelas Agus.

Siapa pun yang mendapat suara terbanyak di Pilkada calon tunggal tersebut, dialah yang menjadi pemenang Pilkada. Meskipun yang mendapatkan suara terbanyak adalah kotak kosong.

"Jumlah pemilih kotak kosong lebih banyak dari perolehan calon, juga pernah terjadi pada Pilkada tahun 2017 dibeberapa daerah dan memang ada aturannya ," tegasnya. RG


TAG

Tinggalkan Komentar