Logo
images

Petugas Satpol PP memberikan penyuluhan kepada pasangan-pasangan yang terjaring razia prostitusi

8 Pasangan Selingkuh di Hotel Melati Tangerang Diamankan, Ini Ceritanya

FokusTangerang.com – Nasib sial dialami Saltikah (41) warga Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Alih-alih ingin memberikan klarifikasi atas pesan mesranya dengan Parwanto, Saltikah justru diamankan petugas Satpol PP Kota Tangerang dalam operasi prostitusi yang digelar di sejumlah hotel melati Senin (27/1/2020).

Parwanto menuturkan, kejadian tersebut bermula saat dirinya tengah memadu kasih dengan pasangannya Sumarni di sebuah hotel melati di bilangan Karawaci dikejutkan dengan pesan singkat yang Saltikah kirim ke ponselnya diketahui kekasihnya tersebut.

Tak Ayal, suasana yang tadinya romantis seketika berubah menjadi panas saat Sumarni kekasihnya mengetahui pesan singkat yang dikirim Saltikah bernuansa rayuan.

"Jadi si Tika ini mengirim WA ke saya pakai bahasa sayang. Otomatis pacar saya ngamuk dan kami berantem di kamar hotel itu. Saat itu juga saya meminta dia untuk datang dan menjelaskan perihal tersebut kepada pacar saya," ujar Parwanto yang mengaku berstatus duda.

Ia mengaku, bukan mereda, emosi Sumarni justru semakin menjadi-jadi, bahkan beberapa kali properti hotel yang disewanya tersebut hampir menjadi sasaran kekesalan kekasih yang telah dipacari selama beberapa pekan tersebut.

"Apa saja dilempar, apa saja dibanting. Saya khawatir barang di dalam kamar hotel itu malahan rusak, ya, sudah pas dia pergi saya juga bingung mana si Tika mau datang. Akhirnya yaudah saya tungguin aja si Tika," tutur Purwanto kepada petugas.

Sesaat Sumarni meninggalkan kamar hotel, Saltika yang sebelumnya mengirimkan pesan singkat kepada Purwanto akhirnya datang, tetapi selang beberapa detik kemudian petugas Satpol PP Kota Tangerang datang dan menggerebek kamar hotel yang sebelumnya digunakan Parwanto dan Sumarni untuk memadu kasih.

"Dia baru saja datang, baru numpang ke kamar mandi tiba-tiba ada Satpol PP datang," kata Purwanto.

Berbeda dengan Saltikah, Desi yang juga saat itu tertangkap tengah berduaan dengan kekasihnya Widi sempat emosi terhadap petugas yang mengamankannnya. Dirinya berdalih saat itu tengah beristirahat lantaran menderita flu.

"Saya lagi sakit pak, mana mungkin bisa begituan," kilah Desi kepada Petugas.

Meski demikian, petugas tetap membawa keduanya lantaran saat diamankan, petugas juga menemukan alat kontrasepsi dari tempat sampah di dalam kamar tempat keduanya menginap.

"Dalam operasi ini kami mengamankan 8 pasangan yang diduga selingkuh dari beberapa hotel melati," ungkap Agus Henra Fitrahiyana, Kepala Satpol PP Kota Tangerang.

Kedelapan pasangan yang diamankan tersebut, Kata Agus, selanjutnya dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan serta penyuluhan terkait Perda No 8/2005 tentang larangan prostitusi.

"Dari data yang kami punya, kedelapan pasangan yang kami amankan baru pertama kali tertangkap tangan didalam kamar hotel. Untuk kami hanya melakukan pendataan dan surat pernyataan yang diketahui oleh ketua RT dan RW agar mereka tidak lagi mengulangi perbuatannya. Jika dikemudian hari mereka kembali diamankan, kami dengan terpaksa memberikan pembinaan lanjutan di dinas sosial," paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan serangkaian operasi penertiban untuk meminimalisir segala kegiatan yang mengganggu dan melanggar peraturan daerah.

"Kami tidak akan bosan melakukan penertiban untuk mempersempit ruang gerak prostitusi," pungkasnya. Ir



Tinggalkan Komentar